Hukum Islam

Kamis, 29 November 2012

HARI ULANG TAHUN (HUT) kORP PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA KE-41 DI PALANGKA RAYA

Hari Ulang Tahun Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-41 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ditandai dengan apel bendera yang diadakan di depan Kantor Gubernuran kemarin,(29/11/2012). Tepat pukul 08.00. WIB Apel  bendera dimulai. Sebagai Inspektur upacara Bapak Wakil Gubernur Provinsi Klimantan Tengah yang dihadiri lebih dari  500  perwakilan anggota Korpri dari berbagai Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), unsur Muspida, dan tamu-tamu undangan lainnya.
Hari Ulang Tahun Korpri ke-41 Tahun 2012 ini mengambil tema :"Pemantapan Jiwa Korpri Guna Mempercepat Reformasi Birokrasi". Tema tersebut kemudian dijabarkan lagi dengan sub tema,  "Dengan Hari Ulang Tahun ke-41 Korpri Tahun 2012 Kita Tingkatkan Disiplin, Pelayanan dan Kinerja untuk Mencapai Reformasi Birokrasi di Kalimantan Tengah."

Amanat Presiden Republik Indonesia

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono. Dalam amanatnya, secara garis besar presiden menekankan pentingnya reformasi birokrasi. Korp Pegawai Republik Indonesia sebagai aparatur  pemerintah harus bekerja secara profesional, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, mengubah mental penguasa yang maunya dilayani ke arah mental abdi negara yang  siap sedia memberikan core service kepada masyarakat. Selanjutnya presiden pula menekankan untuk mengubah gaya birokrasi yang panjang dan berbelit dengan gaya birokrasi yang sederhana yang memang itu menjadi tuntutan dari semangat reformasi birokrasi.
Berkaitan dengan masalah anggaran negara harus diperuntukkan  pembangunan yang pelaksanaannya sesuai dengan  aturan yang berlaku sehingga transparansi, akuntabilitas, efektifitas dan efisiensi dapat dilaksanakan dengan baik.
(citizen journalis/ ali murtadho m. zaed, maaf kalau ada salah kata).

Rabu, 28 November 2012

Satu Tahun Unit Pengumpul Zakat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang


1 Tahun
 
 


                                                    Masa Khidmah Unit Pengumpul zakat Kantor Kemenag Kab Sintang
Beberapa waktu yang lalu, pengurus unit pengumpul zakat telah melakukan Rapat evaluasi program setahun masa khidmat unit pengumpul zakat kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang yang di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H.Romli, M. Si. Pelaksanaan  Rapat evaluasi program  ini dihadiri oleh segenap  pengurus  unit pengumpul Zakat periode 2010-2013. Dalam sebuah sambutannya,  Kepala Kantor kita selalu memberikan semangat dan dukungan terhadap pengurus UPZ KanKemenag serta mengingatkan untuk menjaga amanah  harta zakat  demi terwujudnya pengelolaan zakat yang dapat memberikan kemanfaatan  besar  bagi kaum dhu’afa (kaum lemah).
Nampak antusiasme para peserta rapat evaluasi yang ditandai oleh banyaknya usulan dan apresiasi terhadap kinerja dari kepengurusan  yang sedang  berlangsung. Oleh karena itu pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ)  mengapresiasi setinggi-tingginya kepada  satker Kemenag, MIN, MTs N, dan MAN  serta semua pihak sebagai muzakki tetap yang telah mendukung dan memotifasi  demi terwujudnya  Program-program Kerja UPZ kemarin , kini dan yang akan datang.
Grand design UPZ Kantor kementerian Agama Kab. Sintang telah menitik beratkan   Bea Siswa dan Bantuan Ekonomi Produktif  sebagai programnya.  Hal itu telah dimulai untuk masa khidmat tahun 2010 yang lalu dan akan selalu dipertahankan  untuk masa-masa khidmat tahun berikutnya. Hal ini telah menjadi sebuah kesepakatan dan keputusan dari segenap pengurus UPZ Kantor kementerian Agama. Penekanan tersebut tentu tidak melupakan bantuan-bantuan yang sifatnya konsumtif.
Starting masa Khidmah tahun 2010 semenjak dikeluarkannya  Surat Keputusan  Ketua Badan Amil Zakat (BAZDA) Kabupaten Sintang No. 05 Tahun 2010 tertanggal 15 April 2010 tentang  Penetapan Susunan pengurus  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang. Oleh karena itu segala bentuk pengadministrasian UPZ , geliatnya sudah terekam  pada bulan April 2010 sebagaimana dapat dibaca pada  Laporan tahunan Keuangan .
Adapun program-program kerja  yang telah dilasanakan oleh UPZ Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang   untuk masa khidmat 2010 adalah sebagai berikut :
a.   Program Bea Siswa Anak Sekolah.
- Pemberian Tas beserta alat Tulis Sekolah Kepada  48 Siswa dari MIN, MTs N, MTs Sabilal Muhtadin, MI Thoriqul Huda Nenak.
- Bantuan SPP Tunai  Kepada 3 anak MAN, 6 anak MA Mujahidin, Dan 4 anak SMK Muhammadiyah Yang dibayarkan Triwulan sekali selama 1 Tahun.
- Bantuan  anak Asuh Pak Melingan Ketungau Hilir yang kuliah di Jakarta, sekolah di Yogjakarta
- Bantuan bea siswa Anak Staima dan Akper Sintang
- Bantuan bea siswa Santri Ponpes Darul Ma’arif Sintang
b. Program Sarana Pendidikan
       - RA DWP Kemenag Sintang
c.  Program Konsumtif
      - Muallaf Nanga Lebang
      - Musibah Kebakaran Ma’arif stg
      - Isra’ miraj, Buka puasa dll
d.  Bantuan Kesehatan Kesehatan a.n. Subagio bin Sulaiman
d.  Program Usaha Produktif a.n. Nur Ikhsan Untuk Usaha Pecel Lele  dan Bakso Di Jl. Sintang - Putussibau.

Oleh Karena itu, kami segenap pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang mohon doa  restunya  dan mengundang kepada semua muslimin dan muslimat  untuk  menjadi Muzakki (orang yang berzakat) atau setidak-tidaknya   memberikan semangat dan dukungannya demi  terlaksananya program-program di masa-masa mendatang.
Untuk Layanan Informasi dan konsultasi Zakat, Silahkan Hubungi  Mufti  Hp.081 352 643713, Atau di  Sekretariat : Jl. Mujahidin  Telp. (0565) 21801  Sintang 78611


                                                                                                                                                          

Selasa, 27 November 2012

Anis Baswedan Di Palangka Raya


Selasa, 27 November 2012  adalah merupakan hari untuk kali pertama kota Palangka Raya didatangi oleh  seorang tokoh muda yang diproyeksikan sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. Siapa yang tidak mengenal  Anis Baswedan, Ph.D. Majalah Foreign Policy telah memasukan Anies dalam daftar 100 Intelektual Publik Dunia.Nama Anies Baswedan tercantum sebagai satu-satunya orang Indonesia yang masuk pada daftar yang dirilis majalah tersebut pada edisi April 2008. Anies berada pada jajaran nama-nama tokoh dunia antara lain tokoh perdamaian, Noam Chomsky, para penerima penghargaan Nobel, seperti Shirin Ebadi, Al Gore, Muhammad Yunus, dan Amartya Sen, serta Vaclav Havel, filsuf, negarawan, sastrawan, dan ikon demokrasi dari Ceko. Sementara, World Economic Forum, berpusat di Davos, memilih Anies sebagai salah satu Young Global Leaders (Februari 2009).
Kemudian, pada April 2010, Anies Baswedan terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang versi majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April (2010). Dalam edisi khusus yang berjudul “20 Orang 20 Tahun”, Majalah Foresight menampilkan 20 tokoh yang diperkirakan skan menjadi perhatian dunia. Mereka akan berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang. Nama Anies disematkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House of Representative AS, Paul Ryan.
Majalah bulanan berbahasa Jepang itu menilai bahwa Anies adalah tokoh yang merupakan salah satu calon pemimpin Indonesia masa mendatang.
Saat ini beliau sebagai Rektor Universitas Paramadina Jakarta, menggantikan mendiang penggagas dan pendiri universitas tersebut. Beliau dinobatkan  sebagai rektor universitas termuda di Indonesia sewaktu beliau berumur 38 tahun.

GERAKAN INDONESIA MENGAJAR

Gerakan ini merupakan bentuk metamorfosa dari PTM (Pengerahan Tenaga Mahasiswa) yang pernah dilakukan di era1950-an oleh Prof.Dr. Koesnadi  Hardjasoemantri. Pak Koes panggilan akrabnya adalah mantan rektor Universitas Gajahmada Yogjakarta periode 1986-1990. Pak Koes adalah mahasiswa pertama UGM sewaktu universitas ini berdiri yang berasal dari keluarga keturunan ningratan Tasikmalaya Jawa barat. Ia juga mantan Tentara Pelajar ketika terjadi revolusi kemerdekaan.
Ketika Anis menjadi mahasiswa di tahun 1990-anlah merupakan awal pertama kali berinteraksi, bersinggungan dan sampai menginspirasnya untuk melakukan hal yang sama sepulang menempuh studi di negeri paman sam.
Pada tahun 1950an, Pak Koes menginisiasi sebuah program bernama Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM), yakni sebuah program untuk mengisi kekurangan guru SMA di daerah, khususnya di luar Jawa. Dalam beberapa kasus, PTM ini justru mendirikan SMA baru dan pertama di sebuah kota kabupaten. Pak Koes adalah inisiator sekaligus salah satu dari 8 orang yang menjadi angkatan pertama PTM ini. Beliau berangkat ke Kupang dan bekerja di sana selama beberapa tahun. Sepulangnya dari Kupang, ia mengajak serta 3 siswa paling cerdas untuk kuliah di UGM. Salah satunya adalah Adrianus Mooy yang di kemudian hari menjadi Gubernur Bank Indonesia. Cerita penuh nilai dari PTM inilah salah satu sumber inspirasi bagi Indonesia Mengajar.
Sepulang Anis Baswedan dari negeri Paman Sam, apa yang pernah menginspirasi pikirannya dari seorang inisiator yang tidak lain adalah mantan rektornya di UGM, kemudian timbul kembali sekalipun di era yang berlainan. Kalau saja dahulu itu di era pasca revolusi kemerdekaan dengan nama PTM, akan tetapi beliu harus  menterjemahkan dan membungkusnya kembali dengan cover yang berbeda di era reformasi dengan semangat dan nilai yang sama. Yakni  menjadi sebuah Gerakan Indonesia Mengajar.

Memuat...